Minggu, 23 Agustus 2015

Pie Brownies

Kalau orang-orang sudah dari kapan buat pie brownies ini, kalau saya masih baru mau nyoba. Hari ini sebenarnya gak niat bikin brownies, yg pasti bukan karena malas tapi memang karena gak yakin bisa menghasilkan brownies dengan shiny crust yg bagus karena udah beberapa kali nyoba gak pernah berhasil mendapatkan lapisan yg kayaknya wajib ada dibrownies. Tapi kalau dibiarkan seperti itu terus ya kapan pintarnya, dengan mengumpulkan semangat akhirnya dibuat saja dan akhirnya alhamdulillah silapisan mengkilat ini muncul dengan manisnya..


Pie brownies yang saya buat ini berukuran besar (diameter 22cm) karena selain biar gak ribet daripada bikin yang kecil-kecil, sekalian juga mau nyobain loyang baru hadiah menang challenge disalah satu group masak yang udah datang dari kapan-kapan dan baru dicoba sekarang.


Untuk kulit pienya, saya tidak menggunakan telur karena kebetulan sisa telur dikulkas cuma 2 biji aja sodara-sodara dan itupun mau dipake buat sibrowniesnya.

Kulit pie (untuk loyang diameter 22cm)
Bahan:
250 gr terigu protein rendah (saya pakai kunci biru)
150 gr margarin
1 sdm gula halus
5 sdm air es
Cara membuat:
Panaskan oven
Campur semua bahan didalam mangkuk besar, uleni hingga tidak lengket ditangan. pipihkan pada loyang pie, oven hingga setengah matang

untuk browniesnya saya paka resepnya teh Nicke DKania Hoesein, yg terkenal dengan brownies setengah kilo nya. saya bikin seperempat resep saja, tapi penghitungannya ada yg beberapa dibulatkan saja biar gampang nimbangnya (soale gak punya timbangan digital)
Bahan:
125 gr terigu protein sedang (saya pakai segitiga)
125 gr gula pasir
2 butir telur
25 gr coklat bubuk
125 gr DCC (lelehkan)
65 gr butter (lagi gak punya stok jadinya pake margarin), lelehkan
65 ml minyak goreng
Cara membuat:
Tim DCC hingga leleh, kemudian campurkan pada minyak goreng dan butter yg juga telah dilelehkan. sisihkan. kocok dengan garpu gula pasir dan telur hingga gula larut, masukkan tepung terigu dan coklat bubuk sambil diayak. kocok hingga rata. masukkan campuran DCC, minyak dan butter.aduk rata tapi jgn over mix ya. tuangkan pada kulit pie yang sudah dipanggang hampir matang (setengah matang), taburkan dengan topping sesuai selera. oven dengan api yg agak besar (saya gak tau suhu berapa karena hanya menggunakan oven tangkring tanpa termometer tambahan), sekitar 30-40 menit. 



(masih) pesanan

Maaf kalo masih narsis, siapa tau ada yg minat ngorder :P













it's a boy

Alhamdulillah pesanan walau tak seberapa masih lancar jaya. kali ini buat anak lelaki lah thema nya








pesanan

Akhirnya, buka blog lagi setelah sekian lama gak (berniat) menulis. walaupun sebenarnya masih malas tapi marilah kita coba saja, dimulai dengan mengupload pesanan yg tak seberapa ini :), kali ini themanya frozen 







Kamis, 06 Agustus 2015

tes

ngetes aja setelah hampir setahun tak mengunjungi dapur ini. mudah2an kedepan lebih banyak waktu lagi untuk bisa sekedar menulis, akan banyak yg berubah..semoga

Minggu, 08 Februari 2015

Mochi isi Kacang Hijau

Mochi (Jepang: ้ค…; Hanzi: (้บป็ณฌ)) adalah kue Jepang yang terbuat dari beras ketan, ditumbuk sehingga lembut dan lengket, kemudian dibentuk menjadi bulat. Di Jepang, kue ini sering dibuat dan dimakan pada saat perayaan tradisional mochitsuki atau perayaan tahun baru Jepang. Namun, jenis kue ini dijual dan dapat diperoleh di toko-toko kue di sepanjang tahun. Ia memiliki rasa yang khas yaitu lembut di saat pertama kali dimakan, dan lama kelamaan menjadi lengket (wikipedia)


Mochi ini memang saya buat untuk membalas rasa penasaran saya akan kue lembut dan sedikit lengket ini, kalau hanya membeli tapi belum pernah dipraktekkan cara membuatnya rasanya kurang sreg aja. Sebenarnya alasan terbesar lainnya adalah ketika hari minggu kemaren saya bersih-bersih kontainer bahan makanan dan menemukan seperempat kilo kurang sedikit tepung ketan yang sudah mendekati masa expirenya, langsung terbersit bikin onde-onde sebenarnya tapi entah kenapa ditengah jalan langsung berubah haluan bikin mochi aja, kalau bikin onde-onde kan sudah pernah, lebih baik mencoba membuat sesuatu yang belum pernah dibuat sebelumnya. Selain itu, saya pingin mengikutsertakan postingan kali ini ke NCC pangan lokal week, mudah-mudahan keterima ya..hehehe...


Untuk resepnya saya ambil dari resepnya mbak Hesty, hanya saja isiannya saya gunakan kacang hijau kupas. Kenapa kacang hijau? karena cuma ini yang ada didapur..hehehe..disamping sebenarnya manfaat kacang hijau banyak sekali ya. 

Kacang hijau memiliki kandungan protein yang cukup tinggi dan merupakan sumber mineral penting, antara lain kalsium dan fosfor. Sedangkan kandung lemaknya merupakan asam lemak tak jenuh.
Kandungan kalsium dan fosfor pada kacang hijau bermanfaat untuk memperkuat tulang. Kacang hijau juga mengandung rendah lemak yang sangat baik bagi mereka yang ingin menghindari konsumsi lemak tinggi. Kadar lemak yang rendah dalam kacang hijau menjadikan bahan makanan atau minuman yang terbuat dari kacang hijau tidak mudah berbau.
Lemak kacang hijau tersusun atas 73% asam lemak tak jenuh dan 27% asam lemak jenuh. Umumnya kacang-kacangan memang mengandung lemak tak jenuh tinggi. Asupan lemak tak jenuh tinggi penting untuk menjaga kesehatan jantung.
Kacang hijau mengandung vitamin B1 yang berguna untuk pertumbuhan dan vitalitas pria. Maka kacang hijau dan turunannya sangat cocok untuk dikonsumsi oleh mereka yang baru menikah.
Kacang hijau juga mengandung multi protein yang berfungsi mengganti sel mati dan membantu pertumbuhan sel tubuh, oleh karena itu anak-anak dan wanita yang baru saja bersalin dianjurkan untuk mengkonsumsinya (lagi rajin ngopi dari wikipedia, hehehe).


Yuk langsung keresep..
Mochi Isi kacang hijau
Sumber: Hesty Kitchen modifikasi oleh Murlina Fitri
Bahan:
220 gr tepung ketan 
150 gr gula pasir
200 ml santan sedang
1/2 sdt garam
5 tetes pasta pandan
Tepung maizena sangrai

Isi:
150 gr kacang hijau kupas
200 ml santan
70 gr gula pasir

Cara membuat
1. Isi: rendam kacang hijau kupas selama 1 jam, kukus hingga matang (lebih kurang 1/2 jam). kemudian blender kacang hijau, gula dan santan. Masak hingga padat dengan api kecil
2. Kulit: Campur tepung ketan dan gula, aduk rata. Masukkan santan sedikit demi sedikit, aduk hingga rata, teteskan sedikit pasta pandan (saya gunakan 5tetes). tuang dalam loyang yang telah dipoles minyak sebelum nya
3. Kukus hingga matang lebih kurang 1/2 jam
4. Angkat lalu letakkan dimeja kerja yang telah ditaburi maizena sangrai sebelumnya, tipiskan dengan rolling pin. potong kotak, beri isian dan rapatkan. 

Tips:
Karena adonan lumayan lengket selalu taburi tangan dengan maizena sebelum memulai memberi isian dan merapatkan isian dengan kulit.

Mochi ini rasanya lembut sekali, dengan ciri khas tepung ketannya, sedikit lengket tapi gak bakalan perang dimulut kok walau sampai keesokan harinya.

Sile dicuba ya

Minggu, 25 Januari 2015

roti..roti..roti lageee

Semenjak belajar baking, saya menjadi semakin ketagihan untuk menaklukkan si oven tangkring, selain dengan sering baking juga pastinya sering membuat roti agar feeling saya dan sioven jadul itu semakin menyatu..hehehe..
Btw, karena saya termasuk pencinta rerotian, sudah lumayan banyak resep roti yang saya ujicoba, baik yang ditulis diblog ataupun yang gak sempat karena keburu mood foto-fotonya hilang.


Kali ini saya mencoba resep yang saya temukan dari blog NCC yang ditulis oleh mbak Jeany Mega Sari, resep ini termasuk resep favorit saya karena roti yang dihasilkannya sangat lembut bahkan setelah diinapkan sampai 2 hari. Selain itu, bagian yang paling menyenagkannya adalah gak perlu tenaga ekstra buat menguleninya. Cukup 5 menit diuleni sampai kalis saja, tak perlu sampai elastis.. Tentunya bagian ini yang paling saya senangi, karena buat saya yang gak punya mikser heavy duty tapi pingin sering makan roti, kalau bikin roti yang sering kepikiran dan buat semangat padam adalah bagian menguleninya itu..hadehh...


Ok deh..langsung aja keresep ya, tapi ini resepnya sudah saya modifikasi.

Light & Soft Bread 5 Minutes Knead 
Resep: Jeany Mega Sari

250 ml susu hangat (resep asli 225 ml)
55 gr gula pasir
2 sdt ragi instan (kalau adonan mau diinapkan semalam dikulkas, kurangi jadi 1 1/4 sdt)
1 telur
50 gr butter/margarin, cairkan
1/2 sdt garam
250 gr terigu protein tinggi 
200 gr terigu protein sedang (resep asli 185 gr)

Cara membu
Hangatkan susu dlm magic jar hingga suam kuku. Di baskom bersih tuang susu hangat, masukkan gula, aduk. Tambahkan ragi. Tutup serbet diamkan 5 menit.
Campur semua terigu dg garam, sisihkan.
Masukkan telur & butter ke larutan ragi, aduk rata.
Tuang terigu secara bertahap, aduk dg sendok kayu hingga tak lengket disisi baskom.
Uleni dg tangan adonan dibaskom selama 5 menit hingga kalis (tidak perlu sampai elastis). Bulatkan adonan, letakkan di baskom yg sudah dioles minyak.
Sampai tahap ini fermentasikan hingga ukurannya double atau fermentasi dikulkas semalaman.
Siap dibentuk sesuai selera.

Sabtu, 24 Januari 2015

cokelat tar aka nastar cokelat

Bikin ini sebenarnya khusus buat orderan aja, tapi karena ada sisanya lumayan lah buat cemian sore. Kukis ini gak cocok kayaknya ya kalau disebut nastar coklat, nastar (ananas tart) padahal isinya gak pake nenas kayak nastar. Tapi kulitnya pake resep kulit nastar yang pernah saya posting sebelumnya


Isi:
50 ml susu cair
100 gr gula pasir 
40 gr butter
100 gr tepung terigu
25 gr cokelat bubuk
50 gr DCC
Cara membuat:
Panaskan susu cair, butter, DCC dan gula hingga gula dan DCC larut, tidak perlu sampai mendidih, gunakan api kecil saja. Masukkan tepung terigu dan cokelat bubuk, aduk terus hingga berbentuk pasta.matikan kompor, dinginkan. Pulung-pulung bahan isian sebelu digunakan.


Puding Cokelat


Cuaca sudah mulai jarang hujan disini, siang panas berlanjut sampai sore. Selalu pingin makan yang dingin segar kalau sudah begini. Ini hanya puding cokelat biasa yang dibuat dari agar-agar dan bahan yang ada dirumah saja, sangat sederhana tapi terasa menyenangkan menikmatinya sambil melihat ocehan dua bocah cilik yang berebutan minta disuapkan..

Puding Cokelat
Bahan
2 bks agar-agar plain
1 kaleng susu kental manis coklat
1200 ml air
100 gr DCC, lelehkan

Cara membuat
Campur semua bahan jadi satu, masak hingga mendidih. Tuang dalam cetakan, dinginkan.

Selamat menikmati

Selasa, 20 Januari 2015

Nastar Klasik

Pasti pada ngiler lihat kuasnya kan??? Hehehe...ke ge er an. Kemaren itu emang niat banget nyariin kuas silikon, soalnya saya emang gak punya kuas. Selama ini kalau bikin nastar atau roti yg perlu polesan kuning telur diatasnya, saya cuma molesin pake jari tangan, eh yg udah dicuci bersih pake sabun lah yaaa.. Sebenarnya udah berkali-kali ke tbk buat nyari kuas, tapi gak ketemu yg dari silikon.. Adanya yg dari bulu biasa, kan takuuutt..kebanyakan kan dibuat dari bulu babi. Jadinya ya jari saya aja yg dimanfaatkan jadi kuas walau pun rempong jadinya..hihiyy..
Nah, pas jalan ke sun plaza Medan saya tuh dah niat langsung ke ACE buat nyari-nyari kuas silikon, eh si kakak Alma langsung nunjukin yang ini, imut sih tapi cukuplah..sekalian biar si kakak jadi semangat bantuin bundanya didapur.. Eh tapi btw kalau ke ACE itu ya, duhhh..ujian mata sekali buat saya, mendadak lafaaaarr pingin comot-comot perangkat dapur yang lutju punya, kalo gini harus sering-sering lirik dompet nih..


Btw, nastar ini sengaja dibuat untuk orderan guru sekolahnya sikakak, mudah-mudahan suka ya bunda..
Resep yang saya pakai adalah resep NCC, berikut saya copykan

Nastar

Fatmah Bahalwan

Bahan kulit:

250 gr Margarine
250 gr, Butter
100 gr gula halus
4 btr kuning telur
700 gr tepung terigu
4 sdm susu bubuk fullcream

Bahan olesan:

3 btr kuning telur, kocok lepas dengan 1 sdt susu cair

Cara membuat:

  1. Kocok sebentar mentega, gula dan telur, cukup sampai tercampur saja.
  2. Masukkan tepung terigu dan susu bubuk, aduk perlahan hingga tercampur rata.
  3. Ambil sedikit adonan, bentuk bulat, isi dengan selai nanas. Susun diloyang tipis, beri jarak satu dengan yg lain.
  4. Oven dengan suhu 140’C selama lebih kurang 30 menit. Keluarkan dari oven, poles dengan bahan polesan, oven lagi hingga kuning mengkilat.
  5. Angkat, biarkan dingin. Susun dalam toples, tutup rapat.

Selai Nanas

Bahan:

4 bh nanas palembang, parut atau blender
200 gr gula pasir
1 sdt garam
1 potong kayu manis

Cara membuat:

  1. Masak nanas halus bersama airnya, garam dan kayu manis hingga kering. Tuang gula pasir, masak terus dengan api kecil hingga kering dan liat. Angkat.

Kamis, 15 Januari 2015

Martabak bolu mini rasa coklat

Lagi bongkar-bongkar folder foto, eh ketemu foto marbol ini, lupa ternyata kalau belum diupload.
Kalau hujan-hujan emang paling asik kalo ada cemilan, nah martabak bolu mini ini juga buatnya pas kebetulan lagi hujan. Lembut sekali rasanya, apalagi ditemani secangkir teh hangat..hmmm....
Resepnya sama seperti yang pernah saya buat dulu, dari blognya mbak Rina Rinso cuma saya mengurangi takaran terigu dan menggantinya dengan coklat bubuk agar jadi martabak coklat.


Bahan: 
  • 250 gr terigu serbaguna (segitiga biru), saya kurangi 2 sdm diganti dengan 2 sdm coklat bubuk
  • 50 gr gula pasir
  • 1/4 sdt baking powder
  • 1/4 sdt garam
  • 300 cc susu cair
  • 3 butir telur
  • 30 gr gula 
  • 1/2 sdt fermipan/ragi instan
  • 1/4 sdt baking powder
  • 50 gr mentega dicairkan

Taburan di atas :
  • butter
  • gula pasir
  • susu kental manis
  • keju parut
  • cokelat meises
Cara Membuat: 
  • Campur jadi satu terigu, gula, baking powder, dan garam.
  • Masukkan susu sedikit demi sedikit sambil di aduk dengan whikser.
  • Setelah tercampur rata masukkan fermipan dan istirahatkan selama 30 menit.
  • Di tempat lain kocok telur dan gula (kocok lepas aja pakai garpu) kemudian masukkan ke dalam adonan yg sudah di istirahatkan selama 30 menit.
  • Terakhir masukkan mentega cair dan baking powder.
  • Panaskan cetakan, ambil 1 sendok sayur cetakan, biarkan sampai adonan mengembang dan berlubang, taburi dengan gula kemudian tutup hingga matang.
  • Angkat martabak dari cetakan dan beri olesan butter, kemudian beri susu kental manis dan keju atau meises atau topping sesuai selera sebagai taburan.
tips: 
1. Gula dan baking powder di tulis 2 kali, bukan karena salah ketik ya, tapi memang saat memasukkan ke adonan dalam waktu yg berbeda.
2. Masaknya pakai api kecil ya, di komporku pakai api lilin.
3. Cetakan dioles mentega tipis saja, kalau terlalu tebal adonan nanti tidak akan menempel di cetakan, walhasil bantat dengan sukses. Karena cetakanku jenis anti lengket, jadi gak pakai mentega lagi sebagai olesan, soalnya di adonan kan juga sudah dimasukkan mentega cair.
4. Panaskan cetakan sebelum digunakan. Tandanya, saat adonan dimasukkan ada suara "cessss" tanda cetakan sudah panas. Kalau cetakan belum panas, biasanya hasil jadinya martabak akan bantat dan tidak bersarang dengan baik.

Selasa, 13 Januari 2015

stik keju

Sudah beberapa hari ini kalau bikin cemilan selalu yang manis-manis saja, meskipun anak-anak dan suami asik-asik aja tapi perlulah sesekali menyiapkan cemilan yang paling mereka gemari..yang gurih dan kriuk-kriuk.
Ini dia...
Stik keju kesukaan mereka. Kalau udah ada ini, kompaklah bertiga nyuekin emak. Duduk rapi sambil ngeroyokin toples aisssedapp..emak selonjoran aja jadi penonton ๐Ÿ˜ 
Sebenarnya bikin stik keju ini dalam rangka mau cobain noodle makernya hadiah dibeliin suami ๐Ÿ˜ hehe..siapa tau nanti bisa buat nambah varian bakulan..hehehe..ujung-ujungnya tetap ada maksud.


Resep yang saya pakai kali ini dari resep NCC
Stik keju
Bahan
300 gr terigu
200 gr tepung sagu
4 butir telur
30 gr mentega
100 gr keju parmesan
1 sdt garam
Cara membuat
- dalam 1 wadah, campur tepung terigu, tepung sagu, garam dan keju
- buat lubang ditengahnya, masukkan telur satu persatu. Aduk rata
- masukkan mentega, aduk rata
- ambil segumpal adonan, giling dengan ketebalan yang diinginkan berulang-ulang hingga adonan tidak pecah
-selanjutnya potong adonan dengan ukuran yang paling besar
- goreng stik keju dalam minyak panas dengan api sedang

Kalau telaten, sebelum digoreng stik kejunya diluruskan dulu, kalau saya malas jadinya stik kejunya kriwul semua ๐Ÿ˜

Selamat mencoba..


Kamis, 08 Januari 2015

Kue lumpur pisang

Kue lumpur??
Saya selalu penasaran dari mana ide sipencipta resep ini? Kenapa disebut kue lumpur ya?
Padahal enak banget, tampilannya juga jauh dari kesan berlumpur..hehe, tapi terserah yg bikinin nama lah ya..
Tadi pagi sebenarnya saya gak sengaja mau bikin kue ini, niatnya sih mau bikin pancake buat bekal sekolahnya si kakak, tapi pas nyari bahan dikulkas, kelihatan sipisang sudah mulai merana tubuhnya, kelewat matang dan mulai kecoklatan..ya udah langsung putar haluan buat kue lumpur aja buat bekalnya.


Resepnya saya pakai resep kak Rani Fadilla seperti biasa..hehe..soalnya udah teruji pasti enak dan anti gagal..
Berikut saya copy 

KUE LUMPUR PISANG.
By: Rani Fadilla.
#Bahan:
- 300 gr pisang yang ranum (boleh pisang apa saja), iris2.(saya pakai 350gr pisang ambon)*
- 300 ml susu cair/santan sedang/air matang.(saya pakai air matang)*
- 80 ml SKM putih.(saya pakai 100 ml SKM)*
- 2 butir telur.*
- 100 gr gula pasir.*
- 1 sdt garam.*
* Campur jadi satu, blender sampai halus.
- 175 gr tepung terigu.
- 100 gr mentega/margarine, cairkan.
- kismis untuk topping.

#Cara_Membuat:
1. Tuang bahan bertanda (*) kedalam tepung terigu. Tambahkan margarine
cair, aduk rata. Saring sampai halus.

2. Tuang diatas cetakan kue lumpur yang telah dipanaskan & dioles tipis
mentega/margarine dengan api kecil. Beri kismis diatasnya. Tutup, masak
sampai matang.

#TIPS:
* Pisang bisa diganti dengan tape, labu kuning/ubi2an /kentang kukus, duren, dan sebagainya  .
* Topping bisa sesuai selera


Rabu, 07 Januari 2015

Peanut butter anniversary cake (challenge #8 YKMK 2015)


Yipppieee...
Postingan pertama di 2015
Daaaannn...artinya sudah hampir 3 tahun blog ini dibuat, semoga akan memberi manfaat buat saya pribadi dan alhamdulillah jika ada juga teman-teman yg bisa mengambil manfaat darinya.,aamiin.
Nah, sebagai postingan pembuka kali ini saya pingin ikutan challenge dari group your kitchen my kitchen (ykmk), temanya adalah birthday cake untuk memeriahkan 1 tahun berdirinya group ini..


Karena sudah lama sekali saya mengidam-idamkan pingin makan butter cake yg diberi selai kacang yg banyaaaaaakk, maka base cake ini pun saya buat dari butter cake. Untuk resep ini saya gunakan loyang ukuran 30x30 cm, kemudian saya bagi cake menjadi 4 bagian, kemudian saya tumpuk menjadi satu dengan mengoleskan selai kacang disetiap lapisannya..jadi ukuran cakenya kurang lebih 14 cm aja..imut?? Lah iya, orang yg makan juga paling saya sendiri dengan bantuan secuil dari sikecil Arka, ayah dan kakaknya gak terlalu doyan yg manis-manis.


Untuk resepnya, saya pakai resep yg biasa saya gunakan
Butter cake
Bahan
200 gr unsalted butter
200 gr gula kastor
3 butir telur
180 gr terigu
125 ml susu cair

Cara membuat
1. Panaskan oven, siapkan loyang (karena ingin berlapis dan tipis saya gunakan loyang ukuran 30x30cm), alasi kertas roti dan oles mentega/margarin
2. Mikser butter dan gula hingga lembut
3. Masukkan telur satu persatu, aduk hingga rata
4. Masukkan terigu dan susu secara bergantian dalam 3 tahap, awali dengan terigu akhiri dengan terigu
5. Oven hingga matang (jangan tanya suhu ya, saya pake otang :p)

Penyelesaian
Belah empat cake dengan ukuran yang sama, olesi setiap lapisan dengan selai kacang. Tumpuk jadi satu.

Hias sesuai selera dan selamat menikmati...

Happy 1st anniversary YKMK..
Sukses selalu mewadahi para pecinta dapur :)