Tampilkan postingan dengan label menu berbuka. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label menu berbuka. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 Agustus 2014

Es Kopyor Imitasi

Postingan telat lagi..

Akhirnya ngeblog lagi setelah lamaaaa sekali gak berminat buka-buka blog. Postingan ini sebenarnya dibuat waktu bulan puasa kemaren. Habis pindahan dari Takengon ke Medan, badan terkaget-kaget dengan panasnya udara Medan, gak seperti Takengon yang siang hari masih aja menggigil didalam selimut tebal. Bulan puasa, sekalian pindahan dicuaca yang panas itu memang rasanya sesuatuhh..pinginnya selalu meneguk yang segar-segar saja. Jadi coba iseng memanfaatkan bahan seadanya saja didalam kulkas, juga dengan foto yang seadanya juga (maklum barang-barang masih dalam kotak semua), jadilah es kopyor imitasi ini buat hidangan buka puasa. 

Es kopyor imitasi sebenarnya adalah agar-agar yang dimasak dengan santan dibentuk menjadi lembaran-lembaran tipis, kemudian disajikan dengan sirup dan es batu.


Es Kopyor Imitasi
Bahan Kopyor:
1 bks agar-agar (7gr)
700 ml santan sedang
75 gr gula pasir

1000 ml air es matang
2 bongkah es batu
sirup coco pandan (sirup merah sesuai selera, saya pakai sirup kurnia)

Cara Membuat:
Campur semua bahan kopyor, aduk rata. Rebus hingga mendidih, aduk terus jangan sampai santannya pecah. Matikan api, angin-anginkan hinggan uap panasnya hilang. Siapkan air dan es batu dalam satu wadah besar, tuang larutan kopyor diatas es batu hingga terbentuk lembaran-lembaran tipis. Sajikan kopyor bersama dengan sirup dan es batu. Selamat menikmati..

Selasa, 15 Juli 2014

Getas

Saya sangaaaatt mencintai jajanan tradisional, apalagi yang manis-manis seperti saya :)..Ceritanya kemaren pag i saya pingin sekali makan gemblong buat berbuka puasa, tapi mikir kok ya pasti repot ya puasa-puasa bikin gemblong, harus menumbuk ketan, wah kebayang pasti capek. Akhirnya mikir bikin getas aja, kan mirip hanya saja kalo gemblong menggunakan beras ketan yang sudah dimasak kemudian ditumbuk, nah kalo getas ini kan pakai tepung ketan saja. Lebih praktis tapi rasanya ya gak sama sih, mirip dikit..

Walau lahir dan besar di Sumatera Utara, saya cukup familiar dengan makanan tradisional yang be berasal dari jawa, lingkungan saya memang dulu dihuni oleh banyak suku, dan suku jawa salah satu diantaranya..Keluarga saya juga sering berpindah-pindah tempat, bahkan setelah menikah pun kami masih sering berpindah-pindah tempat, makanya lidah saya sangat bertoleransi dengan makanan  jenis apapun.

Nah, ceritanya segitu aja ya..yuk kita langsung ke si Getas ini..Karena dua hari lagi menjelang pindahan dari Aceh ke Medan, tentunya peralatan dapur sudah banyak yang dipacking (termasuk timbangan). jadinya resep getas ini saya pakai ukuran sendok makan saja. yuk meluncur ke resep..


Getas
Resep:
7 sdm tepung ketan putih
1 sdm tepung beras
1/4 butir kelapa parut
100 ml santan kenta
1/4 sdt garaml
Minyak goreng
Cara membuat:
- Campur semua bahan, uleni hingga kalis dan dapat dipulung. bentuk sesuai selera
- Panaskan minyak goreng, goreng getas hingga kuning kecoklatan dengan api sedang.
besta/lapisan gula:
6 sdm gula pasir
3 sdm air
Cara membuat:
- Campur gula dan pasir, masak dengan api kecil hingga mendidih dan berbusa. matikan api
- Masukkan getas dalam larutan gula, aduk hingga rata. diamkan. Nanti gula akan mengkristal sendiri

Gampang sekali ya..
Selamat mencoba

Sabtu, 12 Juli 2014

Kolak Candil Ubi Ungu

Olahan ubi ungu lagi???..
Iya, ini memang masih dalam rangka menghabiskan stok ubi ungu yang masih banyak setelah dibuat klepon dan kolak ubi, kali ini dibuat candil saja (disamping malas mikir yang ribet sih sebenarnya). yuk..langsung keresep..


Kolak candil Ubi Ungu
Resep:
100 gr ubi ungu, kukus, haluskan
2 sdm tepung ketan putih
1 sdm tepung beras 
sedikit garam
50 ml air
Kuah
300 ml santan sedang dari setengah butir kelapa
75 gr gula pasir (atau sesuai selera)
sedikit garam
Cara membuat:
1. Rebus air dalam panci, biarkan hingga mendidih
2. Sementara menunggu air mendidih, campur ubi, tepung ketan, tepung beras dan sedikit garam, uleni sambil masukkan air sedikit demi sedikit (pemakaian air disesuaikan saja ya, kalo dirasa adonan sudah kalis gak usah ditambahi air lagi)
3. Pulung-pulung adonan membentuk bulatan kecil-kecil
4. Masukkan dalam rebusan air yang telah mendidih tunggu hingga mengapung. angkat dan tiriskan
Kuah:
Masak santan, gula pasir dan sidikit garam hingga mendidih. matikan api
Sajikan kolak candil dengan siraman kuah santan..

Selamat Berbuka Puasa...