Tampilkan postingan dengan label Bread. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bread. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 Januari 2015

roti..roti..roti lageee

Semenjak belajar baking, saya menjadi semakin ketagihan untuk menaklukkan si oven tangkring, selain dengan sering baking juga pastinya sering membuat roti agar feeling saya dan sioven jadul itu semakin menyatu..hehehe..
Btw, karena saya termasuk pencinta rerotian, sudah lumayan banyak resep roti yang saya ujicoba, baik yang ditulis diblog ataupun yang gak sempat karena keburu mood foto-fotonya hilang.


Kali ini saya mencoba resep yang saya temukan dari blog NCC yang ditulis oleh mbak Jeany Mega Sari, resep ini termasuk resep favorit saya karena roti yang dihasilkannya sangat lembut bahkan setelah diinapkan sampai 2 hari. Selain itu, bagian yang paling menyenagkannya adalah gak perlu tenaga ekstra buat menguleninya. Cukup 5 menit diuleni sampai kalis saja, tak perlu sampai elastis.. Tentunya bagian ini yang paling saya senangi, karena buat saya yang gak punya mikser heavy duty tapi pingin sering makan roti, kalau bikin roti yang sering kepikiran dan buat semangat padam adalah bagian menguleninya itu..hadehh...


Ok deh..langsung aja keresep ya, tapi ini resepnya sudah saya modifikasi.

Light & Soft Bread 5 Minutes Knead 
Resep: Jeany Mega Sari

250 ml susu hangat (resep asli 225 ml)
55 gr gula pasir
2 sdt ragi instan (kalau adonan mau diinapkan semalam dikulkas, kurangi jadi 1 1/4 sdt)
1 telur
50 gr butter/margarin, cairkan
1/2 sdt garam
250 gr terigu protein tinggi 
200 gr terigu protein sedang (resep asli 185 gr)

Cara membu
Hangatkan susu dlm magic jar hingga suam kuku. Di baskom bersih tuang susu hangat, masukkan gula, aduk. Tambahkan ragi. Tutup serbet diamkan 5 menit.
Campur semua terigu dg garam, sisihkan.
Masukkan telur & butter ke larutan ragi, aduk rata.
Tuang terigu secara bertahap, aduk dg sendok kayu hingga tak lengket disisi baskom.
Uleni dg tangan adonan dibaskom selama 5 menit hingga kalis (tidak perlu sampai elastis). Bulatkan adonan, letakkan di baskom yg sudah dioles minyak.
Sampai tahap ini fermentasikan hingga ukurannya double atau fermentasi dikulkas semalaman.
Siap dibentuk sesuai selera.

Minggu, 07 Desember 2014

Roti dengan metode water roux


Ini bukan kali pertama saya membuat roti dengan metode water roux, dan hasilnya selalu tjintahh...hahaha..,tetap lembut walau sudah diinapkan dan enak walau tanpa telur. 
Resepnya sudah pernah saya posting di donat tanpa telur, kali ini tidak dibikin donat buat ngirit minyak goreng, hehehe..dibentuk roti kepang dengan isian pisang dan ditaburi keju...wuiiihhh...teman ngeteh yang kompak.


Berhubung lagi rajin, resepnya saya tulis ulang ya..(gak ada yg nanya)
Roti kepang isi pisang
Sumber: donat tanpa telur by Rina Audie 
Bahan water roux (Tangzhong)
25 gr terigu protein tinggi
125 ml air

Bahan Utama
1 sdm ragi instan
50 ml air hangat
1 sdt gula pasir
250 gr terigu protein tinggi
1 sdm gula pasir
50 gr margarin

Cara membuat:
1. Water Roux: campur terigu dan air dan diaduk sampai licin. Nyalakan api kecil dan aduk sampai sedikit mengental. segera matikan api dan biarkan dingin sambil ditutup supaya tidak berkulit.
2. Campur ragi instan, air hangat dan 1sdt gulap pasir. biar kan sampai berbuih dan mengembang
3. Campur terigu, gula pasir, ragi instan dan adonan water roux uleni. masukkan margarin, uleni sampai kalis.
4. Fermentasikan adonan sampai mengembang dua kali lipat (lebih kurang selama 1 jam)
5. Siapkan loyang bertabur terigu, kempiskan adonan. bentuk dan isi sesuai selera. Fermentasikan kembali selama 30 menit
6. Oven hingga matang

Selamat menikmati.. 

Jumat, 24 Oktober 2014

hujan-hujan nge'robek' (roti sobek)

Roti ini sebenarnya diadaptasi, cieee..adaptasi..dicontek maksudnya :p dari fluffy donatnya mbak Rani. Jadi ini sebenarnya adonan donat yang dijadiin roti niatnya sih buat mengurangi konsumsi minyak, pan mau ngirit. tepungnya juga pakai yang protein tinggi, soalnya yang protein sedang masih dieman-eman buat keperluan ngebakul


Ini dia resepnya yang agak ditambah kurang seadanya
Roti Sobek (dari resep flufy donat by: Rani Fadilla)
Resep:
- 200 ml susu uht, hangatkan sebentar saja jgn sampai mendidih
- 1 sdt ragi instan
- 1 sdt gula pasir
campur ketiga bahan tersebut, aduk rata diamkan sampai larutan berbusa dan mengembang

300 gr tepung protein tinggi (saya pakai cakra kembar)
3 sdm margarin
1/4 sdt garam

cara membuat:
Campur terigu dan larutan biang, aduk rata hingga setengah kalis, masukkan garam dan margarin. uleni hingga kalis elastis. fermentasikan adonan selama 1 jam, tutup dengan serbet atau plastik bersih. setelah 1 jam atau setelah adonan mengembang dua kali lipat, kempiskan adonan tersebut, uleni sebentar saja, bulatkan dan bentuk sesuai selera.

Karena saya mau ngirit dompet dan tenaga,hehehe...ngirit pikiran juga pastinya tapi tetap mau ngemil, maka roti ini saja jadikan roti sobek saja tanpa isian dan ditaburi keju cheddar parut..walau tanpa isian, roti ini cukup enak, lembut sekali, teksturnya mirip dengan roti labu kuning yang pernah saya bikin dahulu dan kelembutannya itu bertahan dua hari (gak mungkin lewat dua hari, dijamin gak bakalan nyampe dua hari rotinya dah habis)..JUARA..begitupun donatnya, sebenarnya sehari sebelum buat roti ini, resep donatnya langsung saya praktekkan juga, hmm...kelembutannya saingan dengan donat kentang, sayang gak sempat difoto karena keburu diserang sama prajurit..

Dicoba sajalah..

Huja-hujan ditemani kopi panas....ahhh...anak nangis pun tak terdengar :)



Sabtu, 17 Mei 2014

Roti Tanpa Diuleni (No Knead Bread)

Sudah lama pingin mencoba resep ini, dulu ketika 'booming' resepnya pingin ikutan juga praktek tapi selalu ada halangannya. Akhirnya sore kemaren disempatkan bikin roti ini buat bekal berenang Alma. Sangat tidak menyesal mempraktekkan resepnya, ternyata hanya dengan mencemplung-cemplungkan dan sedikit mengaduk bahan saja bisa menjadi roti...takjub rasanya ketika bisa membuat roti tanpa diuleni. Biasanya kalau bikin roti atau donat, selalu harus punya waktu yang banyak alias gak bisa disambi-sambi karena gak punya bread maker, jadi habis waktu hanya buat menguleni saja dan capek nya itu lho, poooolll bgt.


Hasilnya juga gak beda jauh dengan roti yang diuleni, tetap enak dan lembuuutt walaupun udah diinapkan. Resep roti ini merupakan resep rotinya Sangjin Ko, yang kebetulan saya ambil dari salah satu group makanan bayi 'Homemade Healthy Baby Food'..karena adonannya cukup lembek dan saya tidak mahir membuat berbagai bentuk roti, jadinya ya cuma dibulat-bulatin saja, kemudian setelah matang atasnya ditaburi cokelat meises dan mayonaise lalu ditaburi abon ayam. praktisss...


Berikut resepnya..
No Knead Bread

100 ml air
120 ml susu UHT
3 sdm gula pasir
1/2 sdt garam
1 sdt ragi instant
260 gr terigu protein tinggi
40 gr terigu protein rendah
30 gr butter leleh/lembek
Cara:
1. Campur air, susu, gula dan garam, aduk sampe larut.
2. Taburkan ragi instant, diamkan 5 menit. Setelah itu aduk lagi dan masukkan campuran terigu, aduk pake sendok kayu, masukkan butter, aduk lagi sampe rata. 
3. Tutup dg plastik, diamkan 20 menit.
4. Setelah 20 menit, kempiskan adonan, bentuk bulat lagi, diamkan lagi 20 menit.
5. Ulangi proses fermentasi selama 3x
6. Setelah itu roti bisa dibentuk, bentuk dan beri isian sesuka hati. panggang selama 45 menit.


Selasa, 25 Maret 2014

Roti Labu Kuning

Masih memanfaatkan sisa labu kuning, ternyata sudah banyak busuknya. hanya tersisa sekitar 100 gr saja bagian yang masih bagus, daripada dibuang akhirnya dibuat roti.


Resepnya diambil dari resep donat kentang yang pernah diposting dulu, hanya saja kentangnya diganti dengan labu kuning yang beratnya cuma 100gr saja dan rotinya dioven


Hasilnya tetap enak lembut. persis seperti donat kentang dulu, walaupun sudah dimalamkan, kelembutannya tetap bertahan.


Selasa, 08 Mei 2012

bread with water roux method

Sering kali tergiur untuk jajan roti yang dijajakan abang2 tukang roti saban pagi, siang dan sore didepan rumah, dari yg mulai bersepeda, motor sampai mobil. pernah mencoba beberapa kali tapi kok masih kurang sreg karena ragu dengan bahan-bahanya, terutama pengawet. pastilah yg namanya jualan pasti pingin modal kecil dengan untung besar. kali ini, agar hasrat makan roti bisa kesampaian tak ada salahnya membuat sendiri, bahan terjamin, sehat dan tanpa pengawet. setelah cari tau dari mbah super pintar aka 'mbah google' jadilah memilih metode water roux. metode ini rasanya cocok sekali buat saya yg seminimal mungkin tak ingin menambahkan 'bahan tambahan' lain yg menurut saya kurang sehat.

Ini dia cara membuatnya:
Bahan untuk Water Roux
25 gr tepung tinggi protein
125 ml susu atau air (saya pakai susu uht)

Bahan Roti
350 gr tepung protein tinggi
55 gr gula kastor
5 gr /1 tsp garam
56 gr / 1 bh telur
7 gr susu bubuk
120 gr water roux (dr hasil yg diatas)
125 ml susu
5 sd 6 gr ragi instant
30 gr butter (room temperature)

Bahan Isi
sesuka hati, keju/kacang/abon..

Cara membuat water roux
Campur tepung dan susu aduk sampai tidak ada gumpalan. Masak dengan diatas api sedang, aduk terus dengan sendok kayu. Begitu terlihat mengental segera angkat adonan dari api, jangan sampai mendidih
Pindahkan kedalam wadah, dinginkan , tutup dan simpan di kulkas sebelum digunakan

Cara membuat roti
Campur semua bahan kering: tepung, susu bubuk, garam, gula dan ragi instant dalam mangkuk. Beri lubang ditengahnya. Campur semua bahan cair : susu, telur dan water roux, kemudian masukkan kedalam bahan kering. Mix/uleni hingga setengah elastis baru masukkan butter. Teruskan menguleni sampai adonan benar elastis
Tutup adonan dengan plastik wrap diamkan 40 menit. (tergantung cuaca kalo dingin biarkan sampai 1 jam atau lebih )
Kempeskan adonan, bagi masing2 40 gr. Kemudian bentuk dan isi sesuai dengan kebutuhan.
Setelah selesai nyalakan oven dengan suhu 180
Diamkan adonan kurang lebih 20 menit. Kemudian oles dengan susu atau krim.
Bakar kurang lebih 20 menit (sekali lagi tergantung oven) tinggal di intip saja, kalau udah coklat keemasan tinggal keluarkan dari oven. Dinginkan, simpan dalam wadah kedap udara.